Krisis Pangan Hasil Salah Konsep Pembangunan

9/25/2013

Semarang.undip.ac.id- Krisis pangan yang sering kita alami sekarang ini seperti kedelai, gula, bawang merah dan daging diakibatkan konsep pembangunan kita yang masih menitikberatkan pada pembangunan industri manufaktur tapi tidak diimbangu dengan pembangunan di sektor pertanian dan pangan. Hal tersebut dituturkan oleh Rektor UNDIP Prof. Sudharto P. Hadi, MES., Ph.D saat membuka acara Seminar Agribisnis dengan tema "Optimaliasi Sumberdaya dan Kearifan Lokal Pengembangan Agribisnis dan Peningkatan Ketahanan Pangan" kerjasama antara Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP dengan BPTP Jateng, Selasa (10/9) di Pascasarjana UNDIP.

Rektor berharap seminar ini dapat memberikan solusi dan buah pemikiran yang positif guna dapat menjadi masukan terutama bagi pengambil kebijakan yaitu Pemerintah Daerah dan Pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya.

Sementara itu salah satu pembicara Dr. Siswono Yudohusodo yang juga anggota komisi IV DPR-RI dalam menyampaikan paparannya dengan topik "Kearifan Lokal Untuk Kemajuan Pertanian Indonesia" mencoba menjelaskan mengenai upaya pembangunan pertanian indonesia tidaklah mudah karena pertanian di Indonesia unik, karena didalamnya terbentang ribuan tahun perbedaan peradaban dari penyadap dan peramu hasil hutan sampai dengan peradaban jaman modern dengan green house dan irigasi disini sangat berbeda dengan masayarakat negara-negara lain yang masyarakat pertaniannya memiliki tingkat teknologi tinggi.

Dalam acara seminar tersebut diresmikan pula anggota pengurus PERHEPI (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia) yang diresmikan oleh Prof.Dr. Bustanul Arifin yang juga menjadi salah satu pembicara dalam acara seminar tersebut.


Categories: Berita